Selasa, 25 Juni 2013

Harian Dewanaya (01/13)

Ø  Jiwa aku tenggelam dalam rumput yang bergoyang. Teman, kebusukan akan tercium terbawa oleh angin. (Dewanaya 06/01/13)
Ø  Air jatuh karena cacing menangis. Cerita hari ini aku tidak tahu, semoga ini jalan terbaik. (Dewanaya 07/01/13)
Ø  Kosong (Dewanaya 08/01/13)
Ø  Kebingungan jadi masalah dalam setiap akal yang meliar dalam sebuah kihidupan. (Dewanaya 09/01/13)
Ø  Sungai mengalir gemercik suara rindang. Tangga kehidupan terbuat dari cita yang tinggi. (Dewanaya 10/01/13)
Ø  Sukses, akan menghampiri orang yang mau terus berusaha dalam kesulitan. Tetesan renung dalam sebuah kehidupan. (Dewanaya 11/01/13)
Ø  Burung meninggalkan sarangnya, kenangan menjadikan spirit untuk hidup. (Dewanaya 12/01/13)
Ø  Arang, nyamuk, dan kematian adalah rindu. (Dewanaya 13/01/13)
Ø  Waktu berjalan tak mengenal lelah. Imajinasi yang bisa melul;uhkan kekuatan di dalam waktu. (Dewanaya 14/01/13)
Ø  Kura-kura terbalik mati dalam tempurungnya. Selatan jauh dari utara. Kehidupan luas berbagai rintangan, menyerah adalah mati. (Dewanaya 15/01/13)
Ø  Rayap makan kayu, nayamuk menghisap darah, dan semut mengrubungi gula. Kebahagiaan dalam hidup ada pada keluarga. (Dewanaya 16/01/13)
Ø  Kucing melihat tikus, ular dilihat elang. Kebiasaan akan menjadi hal yang selalu dipertimbangkan. (Dewanaya 17/01/13)
Ø  Deras jeritan hati yang tidak mampu mengalahkan kekutan dalam sebuah proses kehidupan. Bunga dalam sebuah mimpi yang indah, akankah tercium pada realitas yang benar-benar ada?. (Dewanaya 18/01/13)
Ø  Terkadang orang tidak bisa melihat warna kehidupan. Prasangka yang busuk dengan tidak ada kepercayaan, tunggu kehancuran dalam kebahagiaan. (Dewanaya 19/01/13)
Ø  Sura-suara burung berkicau, jarum jam terus berjalan. Jemput kebahagiaan dalam sebuah proses terus-menerus. (Dewanaya 20/01/13)
Ø  Mereka tidak tahu ada pisau berhafas dalam piring berisikan nasi. Hidup terdiam tapi mengetahui. (Dewanaya 21/01/13)
Ø  Pasir hitam atau putih? Rasa kecewa bukan satu-satunya hal yang perlu digenggam. Buang buat lagi…! (Dewanaya 22/01/13)
Ø  Gugur daun tersebut. Berubah atau tidak nasip kedepan, tetaplah jalan. (Dewanaya 23/01/13)
Ø  Sarang ini ada penghuninya, khayalanmu sia-sia tanpa ada pembuat sarang itu. (Dewanaya 24/01/13)
Ø  Apakah mungkin jam berputar kekiri? Sebuah kemungkina akan terus membayangi dalam kehidupan. (Dewanaya 25/01/13)
Ø  Jebakan ada dimana-mana. Membaca kehidupan dengan tanggap bisa buah jebakan, terjebak berarti mati. (Dewanaya 26/01/13)
Ø  Jalan kehidupan seprti batang rokok yang terbakar. Kehabisan jangan sampai terbuang sia-sia. (Dewnaya 27/01/13)
Ø  Jangan anggap tidak bisa, jangan anggap tidak tahu, dan jangan anggap rendah. Luar belum tentu sama dengan dalam. (Dewanaya 28/01/13)
Ø  Bunga dibalas dengan bangkai. Hidup tidak stabil, karena kebusukan dakam jiwa. (Dewanaya 29/01/13)
Ø  Hidup dalam keterpaksaan, buah kebahagiaan. Tapi kebahagiaan itu palsu. (Dewanaya 30/01/13)
Ø  Kepercayaan dapat mengalahkan segala sesuatu. Tetapi, jangan takut untuk melawannya. (Dewanaya 30/01/13)

Sabtu, 08 Desember 2012

kenangan


Kenangan lebih dari satu adalah kematian (Dewanaya 09/12/12)

Banyak pengalaman yang membuat kita selalu bernostalgia dalam kehidupan sekarang. Apa yang terjadi bila manusia selalu terkesan dalam kenangan-kenangan yang tidak bisa terlupakan itu, bertintak? Berfikir? Atau menjadi hebat tak terkalahkan? Hahahaha….. itu semua hanya botol yang tidak ada isinya.  Karakter seperti inilah yang dipunya oleh orang-orang mati. Hanya satu yang tidak bisa terlupa yaitu kenangan dan terus kenangan, tidak bisa membuka lembar kenangan yang baru dan melupakan kenangan yang dahulu.
Mayat dalam kubur tak bisa bermimpi
Tanah yang subur tak bisa menghidupkan tumbuhan
Ranting yang hidup tak bisa dihingga oleh burung
Kenangan…………….!
Jadi diri sendiri akibat tidak dalam sebuah kenangan

Surabaya, 09 Desember 2012

Jumat, 07 Desember 2012

perjalanan panjang


ketika aku terbangun dan mendengar tangisan bayi, maka engkau mengetahui sebuah perjalanan panjang dari kehidupan. (Dewanaya 05/12/12)

Manusia yang mengalami sebuah perjalanan panjang akan mengetahui proses lahirnya manusia ke bumi ini.
Kebun raya menjadikan tanaman bertahan sampai dengan menbuahkan buah
Rumput bergoyang tertiup angin mengalami perubahan
Adanya sinar matahari yang memancar menerangi bumi yang indah
Maka kehidupan mengalami perubahan, dari ujung tombak yang runcing kearah pisau yang tumpul
Apakah bisa manusia lahir dengan sendirinya?...

Surabaya, 05 Desember 2012

Kamis, 06 Desember 2012

Hantu Kehidupan


Penyesalan akan terus menghantui dalam kehidupan. Bangkit dan bertindak…! (Dewanaya 07/12/12)

Manusia diciptakan ke bumi memang dituntut untuk terus mencari dan memiliki segala sesuatu. Tidak untuk menerima, mengharap, dan mengandalkan disekeliling kehidupan. Sehingga mempunyai rasa untuk berkeinginan terus dalam menjalankan proses sebuah kehidupan. Itulah kehidupan. Namun, segala sesuatu dalam proses tersebut pasti mengalami yang namanya kehilangan. kehilangan merupakan sebuah kejadian yang luar biasa dalam sebuah proses perjalanan hidup. Maka tidak patut untuk bertanya, “kenapa itu terjadi…?”.
Aku tidak bisa memutar waktu kembali
Aku tidak bisa membuat sesuatu dalam sekejap
Aku tidak bisa menghidupkan manusia yang mati
Terlena dalam sebuah imajininasi yang membakar sebuah kehidupan
Ampuni aku…..!

Surabaya, 07 Desember 2012

kesadaran palsu


kegelapan dalam kehidupan datang dari kesadaran Palsu. (Dewanaya 06/12/12)


Menjadi hal yang biasa dalam sutau kelompok manusia tentang adanya kebohongan. Pura-pura atau tidak tahu, menjadi hal yang wajar dalam perkumpulan sebuah tataran manusia . ketika hal yang biasa mengalami penanaman dalam lingkup kehidupan, maka hasil struktur untuk menjalankan kehidupan yang tenang akan mengalami perguncangan yang tidak tersangka-sangka.
Air mata mengalir tidak untuk kehidupan yang abadi
Daun membutuhkan tangkai
Semut berjalan tanpa dikendalikan manusia
Kebohongan tak akan lama bersemi dalam system kehidupan.

Surabaya, 06 Desember 2012